18
Aug
12

Di Kampus Saya Ada Iklan Tempelan yang Begini…

Ketika saya menjelajahi dan mengeksplor foto-foto yang saya miliki, saya jadi ingat beberapa bulan yang lalu saya pernah mengambil gambar ini di kampus saya. :mrgreen:

Yuk ah, lihat di sini gambar yang saya maksud!

11
Aug
12

Masih Punya Mainan Seperti Ini?

Belum lama ini saya beberes rumah, termasuk kamar tidur saya. Setelah cukup lama bersimbah peluh —padahal saya baru dua tahun mendiami kontrakan yang sekarang tapi sudah amat berantakan—, saya menemukan beberapa “harta karun” yang telah lama hilang, kalau memang benda-benda tersebut bisa disebut “barang berharga”. :mrgreen:   Salah satunya adalah mainan berbentuk burung yang saya bawa dari Surabaya. Entah apa namanya. :D

Benda ini masih bisa disebut mainan, ‘kan? :mrgreen:

Jadi, burung-burungan ini bisa ditaruh di mana saja, dengan bertumpu pada paruhnya, dan ia bisa seimbang dan berpose seakan-akan sedang terbang. :)

Gimana, ingatkah pernah memiliki atau melihat mainan semacam ini?

06
Aug
12

“Buka” Bersama

Suatu ketika, pada salah satu dinding di Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB…

Undangan Buka bersama puasa FSRD

Ada undangan buka puasa bersama bagi anak-anak internal FSRD. Undangan tersebut dilukis dengan apik dan berseni. :oops: Tertulis —dengan huruf mirip aksara  arab— di sana:

Buka bareng, rabu, 25-07-2012, 05:00 pm, Lapmer

Gambar di atas hanyalah sebuah potongan. Bukan sebuah gambar lengkap. Perhatikan kata buka pada judul saya beri tanda kutip. :mrgreen:   Apa yang menarik dari foto di atas adalah…. Sebuah gambar penunjang di samping undangan tersebut. :D

Yuk ah, mau lihat gambar lengkapnya, ‘kan?

22
Jul
12

[Fiksi] Kesetiaan dan Loyalitas

Tersiar kabar di koran, telah ditemukan mayat seorang pria di Danau Ceska. Jasad Mr. X tersebut ditemukan dalam keadaan terikat rantai pada kakinya, dan rantai tersebut tersambung ke sebuah balok baja di dasar danau. Menurut keterangan polisi, terdapat luka tembak di kepala pria itu, dan balok baja tersebut bukan benda yang sudah lama terkubur di dasar danau. Kesimpulannya, seseorang menembak pria tersebut, baru mayatnya dibuang dengan pemberat di Danau Ceska.

Itulah berita yang dibaca oleh Mikel pagi tadi. Tak ada hari yang lebih menyenangkan selain hari yang dimulai dengan membaca koran. Mengetahui kabar dari seluruh wilayah negeri dan juga dari belahan dunia lain membuat diri ini merasa pintar dan berwawasan luas, well, setidaknya untuk satu hari. Itulah yang mendasari rutinitas Mikel, kebiasaan yang telah dilakukannya semenjak masih remaja. Membaca adalah hobinya, hidupnya, dan berkat membacalah ia bisa berada di posisi seperti sekarang.

Sebagai anak yang lahir di permukiman kumuh dan besar hingga remaja di antara kehidupan mafia dan gangster, tak heran melihat kedudukannya saat ini yang berada di dunia mafia pula. Jabatan yang ia rengkuh sendiri dari bawah adalah berkat kecerdasan, kepintaran, dan pengorbanannya. Pengorbanan harta dan keutuhan keluarga, itu pasti. Ditipu, ditangkap polisi, merugi dalam bisnis, diserang lawan hingga hampir tewas, hingga perceraian dengan istrinya, itu semua yang membuat Mikel menjadi sekarang ini, menjadi seorang pemimpin grup mafia yang amat disegani di wilayah timur kota.

Saat ini Mikel sedang bersama sahabat masa kecil sekaligus orang terpercayanya, Toly Zakher, di depan sebuah rumah pertanian di pinggiran timur kota. Bersama Alex-lah ia membangun jaringan mafianya dari nol hingga besar seperti sekarang. Mereka berdua bagaikan ban kiri dan ban kanan mobil. Saling melengkapi. Jika salah satu dari ban itu rusak, mobil tak akan bisa jalan dengan benar. Seperti itulah kelompok mafia Mikel. Mereka berdua adalah duo yang tak tergantikan. Tak ada penduduk di belahan timur kota yang tak mengenal nama Mikel dan Toly Zakher.

adegan dari kill the irishman

Ayolah, cobalah baca kisah loyalitas mafia yang saya buat ini…

16
Jul
12

[Fiksi] Tubuh Tergeletak

Waktu sudah memasuki tengah hari. Matahari telah meninggi di atas langit. Saatnya sholat Dzuhur, pikir Rami. Setelah menikmati berbagai macam jamuan dan acara di kampusnya sejak pagi, Rami belum sempat beristirahat sejenakpun. Setelah acara pelepasan di gedung sekolahnya, ia langsung mengikuti berbagai macam pertemuan yang diselenggarakan organisasi yang dipimpinnya. Saat ini, Rami berada di sebuah restoran, tempat ia sedang ditraktir oleh salah seorang kawannya. Rami ingin sekalian beristirahat sehabis sholat dzuhur, cukuplah dengan menyelonjorkan kaki dan berbaring sebentar sambil menunggu makanan jadi.

Rami bergerak menuju musholla. Letak musholla itu berada di ujung belakang bangunan restoran. Kalau tak teliti melihat papan penunjuk arah, tak akan terlihat. Koridor menuju musholla tersebut terlihat dari ruang utama restoran, bersih dan terang oleh lampu. Tak terlihat seorangpun ketika Rami berjalan di sana. Terlihat jelas musholla itu, berada berhadapan dengan tempat wudhu.

Ketika membasuh tangannya di tempat wudhu itu, tanpa disengaja Rami menoleh ke belakang, ke arah musholla. Sepintas tadi ia merasakan sedikit perasaan tak enak. Terlihat karpet hijau yang menutupi seluruh lantai musholla. Namun, samar-samar, terlihat sesuatu di atas karpet tersebut. Tak terlihat jelas, karena keadaan musholla yang gelap. Lampunya tak menyala, hanya diterangi oleh sedikit cahaya dari koridor.

Benda yang dilihat Rami memang tak jelas, namun Rami yakin itu adalah benda yang cukup besar. Perlahan ia mematikan air keran, dan meninggalkan tempat wudhu dalam kesuniyan. Pelan-pelan ia berjalan ke arah musholla, berusaha tak mengeluarkan suara langkah kaki telanjangnya. Semakin dekat dia dengan pintu musholla, semakin tampak jelas apa benda yang tergeletak itu. Kaki. Kaki seseorang. Bagian paha dan betis. Rami melihatnya.

Apakah itu orang yang sedang tidur? Siapa orang yang tidur di musholla restoran besar macam begini?

Benak Rami bertanya-tanya. Dia tak akan heran jika saja ini adalah masjid atau musholla di sebuah pusat perbelanjaan. Banyak orang tidur-tiduran di sana tak mengherankan. Tetapi, ini restoran. Lagipula, perasaan tak enak apa ini? Sebuah perasaan yang mengganjal sejak Rami mendekati musholla sebelum ber-wudhu tadi. Ada yang tak beres di sini.

Rami memberanikan diri melongok masuk ke musholla. Bagian lain tubuh manusia itu terlihat. Tubuh seorang laki-laki tergeletak, dengan posisi miring ke kanan persis seperti orang tertidur. Tangan kanan pria itu menumpu kepalanya, dan tangan kirinya berada di belakang punggung. Tak akan ada yang tahu bahwa laki-laki itu telah meninggal kalau saja Rami tak melihat matanya yang terbelalak terbuka. Dari mulutnya keluar busa, dan dari hidungnya terlihat sedikit darah mengering.

Mayat. Pria ini tewas. Rami bingung, apa yang harus dilakukannya?

******

Sudah selesai. Begini saja kisahnya. Saya sendiri bingung mau melanjutkan seperti apa. :mrgreen:   Tahu-tahu saja saya dapat inspirasi ketika saya sholat di sebuah restoran beberapa waktu lalu. Suasananya mendukung sekali, dengan pencahayaan musholla yang buruk. Suasana gelap memuramkan suasana. :lol:

Kasih komentar?

06
Jul
12

[Berita Foto] Kopdar Selasa di Ampera Rancabolang

Kopdar di hari selasa, 3 juli 2012.

Terlambat sekali ya, saya baru nge-post hari jumat… Jadi, saya hanya berikan foto-fotonya. :mrgreen: Foto-foto yang tampil di posting-an ada yang saya ambil dari hasil fotonya Teh Dey dan Teh Nchie. :)

Peserta kopdar, dari kiri atas ke kanan bawah adalah saya, Bang Eduard, Mas Ardi, Mbak Titi, Teh Erry, Teh Dey, Yuli, Kang Ade, Kang Yayat, Pakdhe Cholik, Teh Nchie, dan Mbak Meti.

Seperti biasa, setiap ada kopdar di Bandung, pasti ada Teh Dey dan Teh Nchie selaku penyelenggara. :mrgreen:   Kali ini Teh Erry bisa datang, yang habis dari Korea Selatan. Tentunya ada Bang Eduard dan Kang Ade. Ada juga Mbak Meti dan Mbak Titi, narablog yang baru saya temui. Tokoh utama yang seharusnya, Mas Ade Girie, malah nggak datang. :(   Saya kaget, ternyata ada Mas Ardiansyah P. Darwis. *namanya sengaja dipanjangin* Pakdhe Cholik “Galaxi” juga datang menggantikan Mas Ade. Di tengah kopdar, datanglah Kang Yayat, narablog yang ternyata pernah lama tinggal di Surabaya. Alhamdulillah, Yuli Jannaini bisa datang. :mrgreen:

Seharusnya, kopdar kali ini bisa jauh lebih ramai kalau Dian Sastro, Grini, Bang Hahn, Bang Aswi, dan Bang Keven datang… :(

Lokasi Kopdar

Lokasi kopdar di Rumah Makan Ampera Jl. Soekarno Hatta. Sebut saja Ampera Rancabolang. :lol:

Hati-hati, banyak fotonya!

29
Jun
12

Jerman Kalah, Dukung Italia, dan Kodak DX7630

Rasanya sungguh menyesakkan dada. :( Ya, hari jumat ini sungguh menyesakkan dada. Pertama, saya nggak terbangun untuk menonton Jerman, dan kedua, adalah kekalahan Jerman. Rasanya bangun subuh ini saya nggak bersemangat ketika melihat situs livescore.com. Lagi-lagi, Jerman kalah melawan Italia di semifinal sama seperti di Piala Dunia 2006. Skor tipis 2-1. Hanya saja kali ini sedikit lebih baik, karena bukan kalah 2 gol tanpa balas. Sungguh menyesakkan. Menggelikan sekali kalah oleh Italia. :(

Saya harus akui kehebatan Italia. Saya akui kebengalan Balotelli di lini depan. Tapi saya nggak bisa banyak bercerita di sini, karena saya nggak menonton pertandingannya. Saya akan mendukung Italia nanti di final, karena saya nggak mau Spanyol menang di tiga event besar berturut-turut. Setelah Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010, Spanyol tak boleh sampai memenangkan event tahun ini. Setidaknya saya ingin agar di Euro tahun ini Italia yang menang karena Italia telah mengalahkan Jerman.

Siapapun yang mengalahkan Jerman pantas jadi juara Euro 2012. :mrgreen:

Balotelli, nanti kamu harus menjebol gawang Spanyol, ya! :D   Dan untuk Jerman, di Piala Dunia Brasil 2014 dan Euro 2016 Perancis nanti, kalian akan berjaya!  :)

Kamera sebagai pelipur lara…

Alhamdulillah, kamera lama saya, Kodak EasyShare DX7630, sudah “sembuh” kembali. :oops:   Dulu, sebelum kamera saya yang Nikon Coolpix L110, saya pakai Kodak DX7630 ini. Setelah sedikit kerusakan terjadi di bagian pengatur mode-nya, saya coba hubungi ke dealer resmi Kodak di Jakarta (karena memang yang bisa servis hanya di Jakarta). Ternyata prosesnya ribet, saya mesti mengirimkan kamera saya ke Jakarta sana. Saya nggak mau ambil risiko kamera nggak balik. Ya sudah, saya telantarkan Kodak itu. :(

Hati saya masih sedih…




Si Empunya Blog

Siapa saya? Monggo lihat halaman "Tentang Saia..." di atas. Tinggal klik! Mau meninggalkan jejak? Monggo klik halaman "Tinggalkan jejak..." di atas. Jangan lupa, nikmatilah hidup ini. ^_^
mac.web.id

Hubungi saya di jejaring sosial

Kadang-kadang di blog ini saya menggunakan emoticon Parampaa. Silakan datang ke blog Bang Ova di sini. Dapatkan emoticon-nya di sini. HAJAR!!

Masukkan e-mail Anda di sini kalo mau dapet pemberitahuan postingan baru saya via e-mail

Join 475 other followers

Powered by FeedBurner

Saya sedang membaca ini


Tulisan Saya Berdasarkan Bulan

Arsip Tulisan

Ups, maap, kalau mau melihat arsip semua tulisan saya, lihat halaman di atas ya, yang "Arsip Tulisan" itu lho....

TIPS!

Kalo tulisan di blog saia ini terlalu kecil, monggo diperbesar. Untuk pengguna windows, tahan [Ctrl] sambil di-scroll mouse tengah. Untuk pengguna Mac, tahan [Cmd] dan tekan [+] atau [-].

Ga nyambung sih ini, bukan promosi, tapi kalo mau browser Safari, donlot di sini.

Blogroll: By Name


Abed Saragih "disave" |
Abi Harestya dan Bidadarinya |
Abu Aufa |
Abu Bakar "Bchree" |
Abu Ghalib |
Achmad Edi Goenawan |
Achoey El Harris |
Ade Kurniawati |
Adi Surya Pamungkas "bacelzone" |
Fan Adie Keputran |
Adya Ari Respati "abstractdoodle" |
Afra Afifah |
Ageng Indra |
Agry Pramita |
Agung Budidoyo |
Agung Firmansyah |
Agung Hasyim |
Agung Rangga "Popnote" |
Agung Yansusan Sudarwin |
Agustantyono |
Agyl Ardi Rahmadi |
Ahmad Musyrifin |
Akhmad Fauzi |
Alfi Syukrina |
Alid Abdul |
An Fatwa "Siho" |
Andi Nugraha |
Andi Sakab |
Andhika |
Andreas A. Marwadi |
Andrew Paladie |
Andrik Prastiyono |
Andyan |
Angga "SERBA BEBAS" |
Angga Dwinovantyo |
Anies Anggara |
Anindita |
Anistri |
Anita Rosalina |
Anto "Kaget" |
Anyes Fransisca |
Are 3DRumah |
Ari Artanto "Cah Gaul" |
Ari Muhardian "Tunsa" |
Ariana Yunita |
Arief Hartawan |
Arif "Bangkoor" Kurnia |
Arif Nurrahman |
Arif Sudharno Putro |
Ariyanti "Sauskecap" |
Arnolegsa Maupasha |
Arundati R.A. |
Aruni Yasmin Azizah |
Aryes Novianto |
Asep Saiba |
Asrul Sani |
Atha "kepompong" |
Aul Howler |
Awalul Hanafiyah "Masyhury" |
Baha Andes |
Baiq Fevy Wahyulana |
Bernadine Hendrietta |
Betania G. Rusmayasari |
Big Zaman |
Budi Nurhikmat |
Budi Prastyo "Kimbut" |
Calvin Sidjaja "Republik Babi" |
Cempaka Ariyanti |
Chocky Sihombing |
Citra "ceetrul" Hapsari |
Dadi Huang |
Danar Astuti Dewirini |
Daniel Hendrianto |
Daniel Maulana |
Deady Rizky |
Dede A. Hidayat |
Deny Marisa |
Depriyansyah Ramadhan "Iamcahbagus" |
Desita Hanafiah |
Destiana |
Desy Arista Y. |
Dewi Puspitasari |
Dewisri Sudjia "Desudija-DSK" |
Dhanika Budhi |
Dhewi Buana |
Dhimas Nugraha |
Didot Halim |
Dina Aprilia |
Dismas |
Ditya Pandu |
Doni Ibrahim |
Edda Nainay |
Efinda Putri |
Eko Ghesi Bardiyanto |
Elfa Silfiana |
Ella "Brokoli Keju" |
Erick Azof |
Erika Paraminda |
Erlin Fitriyanti |
Evan Ramdan |
Evet Hestara |
Fadhilatul Muharram |
Fahmi Nuriman |
Faisal Afif Alhamdi |
Faiza "MIDWIFE'S NOTES" |
Fandy Sutanto |
Fanny Azzuhra |
Fatra Duwipa |
Febe Fernita |
Felicia |
Ferry Irawan Kartasasmita "makhluk lemah" |
Fier "Pelancong Nekad" |
Fikri "Blue Zone" |
Fira "Fiya" |
Fitri Melinda |
Fitriyani |
Galih Gumilang "Gege House" |
Galuh Ristyanto |
Ghani Arasyid |
Gilang F. Pratama "Babiblog" |
Gitta Valencia |
Gugun "idebagusku.com" |
Gusti Ramli |
Hanif Ilham |
Hanny Aryunda Herman |
Hendrawan Rosyihan |
Hera Prahanisa |
Herni Bunga |
Herry "negeribocah" |
I Gede Adhitya Wisnu Wardhana |
Husfani A. Putri |
Ibnu Fajar "Ikky" |
Ilham JR |
Inge "Cyberdreamer" |
Intan Permata Kunci Marga |
Iqmal |
Irfan Andi|
Isdiyanto |
Ivan Prakasa |
Januar Nur Hidayanto "Yayanbanget" |
Jasmine Aulia |
Joko Santoso |
Joko Setiawan |
Juhayat Priatna |
Julianus Ginting |
Kang Ian . info |
Kang Ian . com |
Karina Utami Dewi |
Khalid Abdullah |
Khalifatun Nisa |
Kuchiki Rukia |
Lailaturrahmi Sienvisgirl Amitokugawa |
Lambertus Wahyu Hermawan |
Lerryant K. |
Lina Sophy |
Lucky DC |
Maghfiraa Alva |
Marchei |
Mario Sumampow |
Mas Ardi |
Mas Bair |
Mas Yudasta |
Mikhael Tobing |
Mirwanda |
Miswar Rasyid |
Mochammad AHAO |
Mohamad Husin |
Muhammad Abdul Azis |
Muhammad Hamka Ibrahim |
Muhammad Ihfazhillah |
Muhammad Riyan |
Muhammad Saiful Alam |
Muhammad Zakariah |
Nadia Fadhilah Riza |
Nanang Rusmana |
Nandini R.A. |
Necky Effendi |
Ninda Rahadi |
Nindy Ika Pratiwi |
Novina Erwiningsih |
Nur Azizah |
Nuri |
Perwira Aria Saputra |
Pipin Pramudia |
Pratita Kusuma |
Puji Lestari |
Pungky "PHIA" Widhiasari |
Putri Chairina |
Qori Qonita |
Radinal Maruddani |
Rahad Adjarsusilo |
Rahmat Hidayat |
Randi Rahmat |
Rasyida |
Regina |
Reisha Humaira |
Rie "Cerita Rie" |
Richie Lanover |
Rif'atul Mahmudah |
Rina Sari |
Rini Andriani "Athamiri" |
Riza Saputra |
Rizki "Hitam Putih Jingga" |
Rizki Akbar Maulana |
Ronie "Ravaelz" |
Rowman |
Rudi Wahyudi |
Ruri Octaviani |
Saipuddin Ar |
Septirani Chairunnisa Kamal |
Shafiqah Adia Treest |
Silvi Mustikawati |
Surya "Javanes" Pradhana |
Tasya Myanti |
Thyar |
Tiffany Victoria "Tiffa" |
T I W I |
Tony Koes "Macsize" |
Triana Frida Astary |
Triyani Fajriutami |
Uka Fahrurosid |
Ummu El Nurien</a. |
Upik "Pemburu Konstruksi Makna" |
Wahyu Asyari Muntaha |
Wahyu Nurudin |
Wahyu Putra Perdana |
Wendy Achmmad |
Widyan Fakhrul Arifin |
Wien Wisma |
Wildan Lazuardi |
Wiwin Siswanty |
Wiwing Fathonah Pratiwi |
Yori Yuliandra |
Yuli Anggeraini |
Zuli Taufik |
Love Tree

Subscribe in Bloglines

Powered by FeedBurner

Indonesian Muslim Blogger

I’m a Liverpudlian!



Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 475 other followers

%d bloggers like this: