Mari nge-post sesuatu yang nggak begitu penting.
Sesuai dengan judul, dua makanan itu adalah salah dua makanan yang saya sukai.
Pertama kali lihat sampul film ini, saya tertarik sama embel-embel tagline-nya yang berkata “Welcome to the bank robbery capital of America“. Kedua, tentu saya tertarik ama jajaran pemainnya, ada Ben Affleck (State of Play, Daredevil, Paycheck), Jeremy Renner (The Hurt Locker, 28 Weeks Later), dan Rebecca Hall (The Prestige, Dorian Gray). “Film tentang perampokan, dan pemainnya mereka, pasti menarik,” pikir saya.

Ternyata benar, nggak menyesal saya membeli film keluaran tahun 2010 ini. Setelah saya tonton, luar biasa. Udah lama saya gak nonton film ber-genre kriminalitas dengan adegan tembak-menembak cukup intens, ditambah bumbu percintaan pula.
Saya pun terkejut waktu membalik sampulnya, dan membaca ringkasan di bagian belakang, Ben Affleck adalah sutradaranya! Belum lama ini juga saya nonton The Hurt Locker, saya masih inget dengan pemeran tokoh utamanya, Jeremy Renner. Wah, top dah nih pilem, pikir saya gitu.
Sebagai penghibur, ada Blake Lively di sini.
Bagi yang ngikutin serial Gossip Girl pasti tahu dengan karakter Serena, Serena van der Woodsen. Dia juga main di film The Sisterhood of The Traveling Pants 1 & 2 sebagai Bridget.
Sedikit Pendahuluan….
Film ini diadaptasi dari novel buatan Chuck Hogan yang berjudul Prince of Thieves, terbitan tahun 2004.
Selama ini saya hanya sebatas tahu Ben sebagai aktor, bukan sutradara. Ternyata, Ben udah pernah jadi sutradara sebelum film ini di Gone Baby Gone. Di film ber-genre kriminalitas dan misteri itu, dia menyutradarai adik kandungnya, Casey Affleck, sebagai tokoh utama. Di The Town ini, selain sebagai sutradara, Ben menulis skenario dan screenplay1 (seperti yang dia lakukan juga saat proyek Gone Baby Gone). Melihat nilai film sebelumnya di imdb.com, Gone Baby Gone dapet nilai bagus, 7,9 dari 10. Efeknya terasa juga saat menyutradarai film The Town ini. Gak mengecewakan.
Ah, selain Oreo yang saya ceritakan di sini, ada satu lagi camilan tidak sehat yang bikin nagih. KitKat namanya. Siapa sih yang gak tahu.

Saya bingung dengan sebuah frasa yang baru-baru ini banyak dikumandangkan di tipi, koran, dan internet.

Entah saya yang kurang baca koran atau kurang ilmu berbahasa, tetap saya nggak sreg dengan istilah “Tokoh Lintas Agama”. Poin yang saya ragukan adalah kata lintas. Sebagai awalan, saya tampilkan cuplikan makna dari tokoh dan lintas yang saya ambil dari KBBI daring (dalam jaringan, Bahasa Indonesia untuk online, jangan bingung lagi ya
).
1to·koh n 1 rupa (wujud dan keadaan); macam atau jenis: – bulat spt uang ringgit; pesawat terbang yg baru dibeli itu sama — nya dng B-25; 2 bentuk badan; perawakan: melihat — badannya, banyak orang menyangka ia adalah seorang pegulat; 3 ki orang yg terkemuka dan kenamaan (dl bidang politik, kebudayaan, dsb): ia adalah seorang — politik yg disegani; 4 Sas pemegang peran (peran utama) dl roman atau drama;
lin·tas n trayek: – Jakarta—Bandung;
– akal dapat diterima oleh akal; masuk akal; pikiran; – alam olahraga jalan kaki, jalan cepat atau lari yg melewati pedesaan, sawah, gunung, sungai, hutan, dsb; – budaya pertemuan antara dua budaya atau lebih yang berlangsung secara cepat; – komputer El jalur pd disket tempat informasi direkam; – pintas selalu pergi datang, keluar masuk, dsb; lalu lalang; – selatan melintas; melalui daerah selatan; – udara 1 (diangkut) melalui udara; 2 jalur lalu lintas penerbangan;
me·lin·tas v berlalu dng cepat: tiba-tiba seekor ular ~ di hadapannya; 2 menempuh jalan yg tersingkat; memintas; 3 menyeberang (jalan dsb); 4 tampak (terbayang, teringat, dsb) sekejap: terkadang bayangan wajah ibunya yg telah tiada ~ dl ingatannya;
lin·tas·an n 1 gerakan melintas; 2 jalan yg dilintasi atau dilalui; 3 tempat penyeberangan; pelintasan; 4 Fis tempat kedudukan titik-titik yg dilewati zarah atau sistem zarah yg bergerak; 5 Olr daerah sepanjang kolam renang yg dibatasi dng tali sbg pemisah dr lintasan lain;
Menurut uraian di atas, jika kita menulis “tokoh agama” akan bermakna orang yang terkemuka dan kenamaan di bidang agama. Saya membuat arti ini dari penjelasan “tokoh” nomor 3.
Kembali foto serangga.

Dulu (foto ini udah lama), saya mau memburu rama-rama, kupu-kupu yang besaaaaar sekali itu.
Sayapnya lebar banget, sangat mengagetkan karena baru pertama kali dalam seumur hidup saya melihat kupu-kupu dengan rentangan sayap lebih dari 30 cm.
Kata orang tua saya itu disebut rama-rama, dan gak disangka-sangka muncul di depan paviliun saya.
Saya sempat kejar itu rama-rama, tapi gak keburu.
Malah dapetnya kupu-kupu biasa ini.
Pasti semua narablog tahu istilah CMIIW, sebuah singkatan yang sering digunakan di dunia maya pada saat seseorang menginginkan sebuah keterangan atau tanggapan tambahan (koreksi) dari orang lain terkait komentarnya sendiri. Kepanjangannya adalah correct me if I’m wrong.

Setelah yang lalu-lalu foto serangga, sekarang saatnya foto tumbuhan.

Saatnya membahas tentang makanan (tepatnya “camilan sehat”).
Sebenarnya saya bingung, pantaskah makanan ini disebut sebagai “rujak”? Saya pikir semua “rujak” itu harus menggunakan bumbu kacang. Entahlah.
Ini adalah salah satu makanan yang saya suka, sering dibuat oleh ibu saya semenjak saya kecil. Cara buatnya pun gampang sekali, karena bahannya cuma tomat, air, dan gula. Asal ada bahannya, mahasiswa pun bisa membuatnya di kosan.
Huahahaha, saya menemukan candaan yang hebat ini. :D :D

Is Windows a Virus?
No, Windows is not a virus. Here’s what viruses do:
Saya suka sekali iklan Djarum 76 ini.
Menghibur dan jujur. ^__^


Aksi Mogok Makan
Tautan video di sini.
Berikut cuplikan dialognya:
+ “Kalo boleh tahu nama Bapak ini siapa sih, Pak?”
- “Nama saya Suryaman, digusur yo gak ngaman.”
- “…saya nuntut keadilan, Dik, masa’ tanah saya digusur semena-mena.”
+ “Memangnya Bapak gak dapet ganti rugi?”
- “Saya nggak mau Dik, masa’ diganti kok malah rugi? Yang saya mau itu ganti untung, bukan ganti rugi.”
+ “Pak, tapi ‘kan menurut informasi tanah Bapak ini sudah di-ruislag, sudah ditukar guling.”
- “Yang bener aja Dik, tanah dituker sama guling, walaupun dituker guling sama ranjang-ranjangnya, saya nggak akan mau.”
+ “Pak, Pak, Pak, Pak Suryaman, Pak, Pak, Bapak ini ‘kan sedang melakukan aksi mogok makan tho Pak…”
- “Memang, saya melakukan aksi mogok makan.”
+ “Lha ini makanan serantang disikat habis, mogok makan apaan, Pak?”
- “Dik, ini kan jam 7 pagi, waktunya sarapan, saya di sini ‘kan mogok makan, bukan mogok sarapan.”
Ada lagi lainnya yang akan membuat anda tertawa!
Recent Comments