Saya yakin, saya nggak salah tulis judul di atas. Iya, sebuah game on line, bukan online.
Ini buktinya.
Ayo, klik sini kalo pengen tahu…
Archive for March, 2011
Game on Line…?
Kesalahan Ejaan #4
Yaaay, kembali lagi pada edisi kesalahan ejaan!
Mari kita simak apa-apa saja yang ‘salah’ di edisi kali ini.
#1

Nah, narablog sudah tahu apa yang salah?
Sesuatu yang lucu ada pada tulisan “ANU GERAH“. Iya, saya tahu, ejaan yang benar adalah anugerah, bukan anugrah. Tapi, anu dan gerah-nya jangan dipisah dong!
[Fiksi] Sikat Gigi
Alkisah, tinggal dalam sebuah rumah kontrakan lima orang mahasiswa. Kelima mahasiswa itu adalah Ireng, Jakun, Dodoy, Joko, dan Dasrun. Hubungan mereka bisa dibilang sangat dekat, meskipun masing-masing berasal dari daerah yang berbeda. Bisa dimaklumi, mereka tinggal bersama semenjak semester pertama kuliah (hingga saat ini tahun ketiga mereka).

Suatu hari —sepertinya hari minggu—, Dodoy menyadari ada yang aneh di kamar mandi. Ia melihat jumlah sikat gigi di sana ada enam. Seinget gue sampe sekarang, gue ama anak-anak jumlahnya berlima deh, pikir Dodoy. Ini satu sikat punya siapa yak? Sikat gigi tersebut berwarna putih, sudah agak kusam, rambut sikatnya kusam, modelnya pun lain sendiri kalau dibandingkan dengan lima sikat gigi yang lain. Dodoy nggak bisa berhenti memikirkan hal gak penting ini, padahal mikir kuliahnya aja dia nggak tahan lama. Akhirnya bertanyalah dia ke Jakun, yang tampak setengah tidur di meja belajarnya.
Pernah lihat novel berjudul “Habiburrahman El Shirazy”? Ada lho. Ini buktinya.

Oh, oke, jawaban dari judul di atas jelas, tentu semua produk akan selalu berpromosi.
*
Dulu, waktu saya masih kecil, “Teh Kotak” minuman kesukaan saya. Kalau ke supermarket saya selalu beli itu. *tapi udah dua tahun ini saya merasa “Teh Kotak” terlalu manis, jadi enggan*
Bungkus “Teh Kotak” dulu kecil banget, nggak sebesar seperti yang sekarang.
Suatu ketika, saya lupa tepatnya tahun berapa, bungkus “Teh Kotak” berubah, jadi tambah besar. Menurut saya ini lucu, karena udah bertahun-tahun lamanya, hingga saat ini, desain bungkusnya masih sama. Tulisan sejak dulu masiiiiih aja promotional pack.
Anggaplah, dirimu adalah seorang yang baru masuk ke dalam —katakanlah— dinas ketentaraan. Ada sebuah latihan yang wajib diikuti oleh orang baru, oleh junior. Latihannya di sebuah gunung, bisa dibilang latihan ini adalah ritual bagi orang baru. Gosip mulai tersebar di antara junior, bahwa ada beruang di gunung yang akan dituju. Lalu, cerita dimulai…
****
Malam-malam, lagi berkemah…
Lagi enak-enaknya tidur…
Sedikit Kabar Dari Saya #1
Ah, tiba-tiba, di posting-an yang supercepat ini, pengen sekadar memberi tahu narablog sekalian apa yang terjadi dengan diri saya. *halah bahasanya* Ada tiga poin, perihal nonton Inception, bobot tubuh, dan mengenai serial manga yang baru saya ikuti.
#1
Dasar saya ketinggalan zaman, saya baru nonton film Inception baru-baru ini. Dan, menurut saya, itu film dahsyat banget.
Luar biasa Pak Nolan, bisa dibilang cerdas banget dalam membuat film (kalau bukan disebut jenius). Saya lihat di internet, banyak yang mendiskusikan akhir (ending) ceritanya, banyak yang berspekulasi, mulai dari yang beranggapan bahwa sejak Cobb (Leonardo DiCaprio) gagal mengekstraksi rahasia Saito (Ken Watanabe) ia terus bermimpi, sampai yang menganggap bahwa di akhir cerita apa yang Cobb alami adalah kenyataan. Sebut saya realis (memang saya yakin), dan saya lebih sepakat dengan teori yang terakhir itu.

Nggak hanya soal kesan terhadap Inception, entah kenapa saya jadi pengen niru gaya rambut Arthur (Joseph Gordon-Levitt) yang klimis (benar ya ini istilahnya? BSJSS). Coba lihat pada gambar yang saya sertakan. Cocok nggak ya ama kepala saya?
Rambutnya yang pendek diminyaki dan disisir ke belakang. Kayaknya itu rambut dikasih gel kali ya. Sayangnya, seumur hidup ini saya belum pernah pakai yang namanya gel rambut. Well, kecuali kalau penggunaan gel rambut saat sesi pemotretan album foto kenangan saat SMA dihitung.



Saya tertarik beli film ini karena saya pikir ber-genre komedi. Pemain utamanya John C. Reilly (The Promotion, Step Brothers, Talladega Nights: The Ballad of Ricky Bobby), pernah main bareng Will Ferrell di sebuah film komedi, dan saya suka. Karena Reilly yang main di sini, dan ditambah tipe genre yang tertulis di imdb.com untuk film ini adalah komedi, saya ambil film ini. Ternyata, isinya malah drama kaluarga.

Menyesal membeli film ini? Nggak. Well, saya bohong sih, kalo bilang nggak…
Saya nggak terlalu demen ama genre drama, tapi saya berusaha nonton sampai habis film ini dan berusaha menikmatinya.
Saya nggak terlalu kenal Jonah Hill, yang jadi pemeran Cyrus (ya, Cyrus nama orang). Dia pernah bermain di film Evan Almighty (2007), Knocked Up (2007), dan jadi pengisi suara Snotlout di How to Train Your Dragon (2010). Saya pun baru tahu Jonah Hill ini dari film Get Him to The Greek (2010). Setelah melihat perannya di film tersebut, saya bener-bener nggak nyangka dia bisa berperan jadi seorang anak yang terkesan penurut (tapi nyatanya memiliki rencana misterius…). Wajahnya emang muda banget, dan tubuh tambunnya mendukung sekali.
Begitu pula untuk Marisa Tomei, saya nggak terlalu kenal. Menurut imdb.com, Tomei pernah main di film yang bagus, The Wrestler (2008, Mickey Rourke sebagai tokoh utama), entah berperan sebagai pemeran utama atau sampingan. Selain itu, dia main juga di Before the Devil Knows You’re Dead (2007), Anger Management (2003), dan Wild Hogs (2007). Dua film terakhir ber-genre komedi.
Sedikit Pendahuluan…
























Recent Comments